Selasa, 18 Maret 2014

MAKALAH


       TUGAS 1
   Makalah Struktur Data
         +TEKHNIK INFORMATIKA+


                      

Nama                 : Fakhrudin Abdillah
Kelas                  : TI (pagi)
Mata kuliah     : Arsitektur Komputer
Dosen                : Septialutfi


>TEKHNIK INFORMATIKA<
    : STMIK HIMSYA SEMARANG :





















KATA PENGANTAR


            Puji syukur kami panjatkan kehadirat ALLAH S.W.T , atas berkat, rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyusun dan menyelesaikan makalah stuktur data ini.
program struktur data, dan makalh ini di buat untuk memenuhi nilai semester pada mata kuliah struktur data.

            Pada kesempatan ibi, kami mengucapkan terima kasih atas dorongan, bantuan, bimbingan yang diberikan kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini, terutama kepada Pak Septialutfi
            Semoga isi makalah yang kami susun menjadi manfaat bagi semua pihak baik yang menyusun maupun yang membaca. Kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semu pihak agar menjadi bekal dan masukan bagi kami selanjutnya.






                                                                                              
                                                                                               Semarang,22 Maret 2014
                                                                                               Mahasiswa


                                                                                              
                                                                                               (Fakhrudin Abdillah)


























DATA DAN STRUKTUR DATA


1.       PENGERTIAN DATA

Data adalah representasi dari fakta dunia nyata. Fakta atau keterangan tentang kenyataan yang disimpan, direkam atau direpresentasikan dalam bentuk tulisan, suara, gambar, sinyal atau simbol.
Pengertian data ini menyiratkan suatu nilai yang bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta  / variable.
Konstanta digunakan untuk menyatakan nilai tetap sedangkan variable digunakan dalam program untuk menyatakan nilai yang dapat berubah-ubah selang eksekusi berlangsung.
Ada empat istilah data, yaitu:
1.       Tipe data adalah jenis atau macam data di dalam suatu variable dalam bahasa pemrograman.
2.       Objek data mengacu kumpulan elemen, D (domain).
3.       Representasi data : Suatu mapping dari struktur data ‘d’ ke suatu set ke struktur data ‘e’ (d===e) misal bolean di representasikan dalam 0 dan 1.
4.       Struktur data biasa dipakai untuk mengelompokan beberapa  informasi yang terkait menjadi sebuah kesatuan.
Tipe data sederhana terbagi menjadi dua, yaitu:
1.       Data sederhana tunggal.       Misalnya : Integer, real / float, Boolean dan character.
2.       Data sederhana majemuk.  Misalnya : String.


2. PENGERTIAN STRUKTUR DATA

Struktur data adalah suatu koleksi / kelompok data yang dapat di karakteristikan oleh organisasi serta operasi yang di definisikan terhadapnya.
Dalam teknik pemrograman,struktur data berarti tata letak yang berisi kolom-kolom data,baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) ataupun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna.

Struktur data meliputi  :
- Struktur data sederhana, misalnya array dan Record.
Struktur data majemuk, yang terdiri :
- Linier  : Stack, Queue, serta List dan Multilist
- Non Linier         : Pohon Biner dan Graph

Pemakaian struktur data yang tepat di dalam proses pemrograman akan menghasilkan algoritma yang lebih jelas dan tepat, sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih efisien dan sederhana.

Struktur data standar yang biasanya digunakan dibidang informatika adalah :
- ADT , Array , Struk
- List linier (Linked List) dan variasinya
- Multilist
- Stack (Tumpukan)
- Queue (Antrian)
- Tree ( Pohon )
- Graph ( Graf )

PEMBUATAN STRUKTUR DATA

Untuk membuat menjadi struktur data, kita harus melakukan dulu aktivitas terhadap objek data, yaitu :
v  Mendeskkripsikan kumpulan operasi sah yang diterapkan ke elemen-elemen objek data.
v  Menunjukan mekanisme kerja operasi-operasi.
Objek data integer ditambah operasi (+ , - , * , / , mod ,cell , floor , < , >) dan operasi-operasi lain yang memanipuasi objek data integer menyatakan struktur data.
Struktur data = Objek data + { Operasi manipulasi }.

Tahap pembuatan struktur data adalah :
Ø   Tahap pertama        : Spesifikasi
Pendeskripsian / spesifikasi struktur data menyatakan apa yang dapat dilakukan struktur data, bukan cara penerapannya. Pendeskripsian ini melibatkan level logic sehingga dapat digunakan konvensi matematika untuk menyatakan sifat-sifat struktur data yang dikehendaki.
Spesifikasi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :
·         Spesifikasi secara formal
·         Spesifikasi secara informal

Ø  Tahap kedua : Implementasi
Implementasi menyatakan cara penerapan struktur data dengan struktur data yang telah ada.
Implementasi struktur data adalah proses pendefinisian tipe data abstrak sehingga semua operasi dapat dieksekusi computer. Implementasi struktur penyinpanan item-item data serta algoritma-algoritma untuk implementasi operasi-operasi sehingga menjamin terpenuhinya karakteristik struktur data, relasi item-item data atau invariant pada struktur data itu.

Ø  Tahap ketiga : Pemrograman
Pemrograman terstruktur adalah penerjemahan menjadi pernyataan di bahasa pemrograman tertentu. Prosesnya terdiri dari :
·         Deklarasi yang mendefinisikan objek-objek data dan hubungannya…
·         Pembuatan prosedur / rutin untuk operasi-operasi dasar yang menjaga invariant pada struktur data itu .

Sesuai dengan relasi yang didefinisikan di spesifikasi perancangan harus memilih tipe-tipe data yang telah ada untuk merepresentasikan struktur data.
Struktur data di bangun menggunakan fasilitas pembentukan atau pembuatan struktur data yang disediakan bahasa seperti array, record, dan sebagainya atau yang telah di buat seperti stack, queue, atau himpunan menggunakan linked list.
Pembuatan struktur data adalah pembentukan tipe data lengkap yang mempunyai empat property berikut :
1.       Nama            : Identifier tipe data
2.       Domain        : Domain / himpunan semesta nilai di tipe data
3.       Konstanta (penyebutan anggota-anggotanya) : Cara penyebutan anggota-anggota tipe data
4.       Operasi-operasi terhadap tipe data itu (operator)    : Daftar operasi terhadap anggota tipe data sehingga kelakuan objek data sesuai spesifikasi.






ARRAY

1. PENGERTIAN

                Array atau larik di definisikan sebagai pemesanan alokasi memory berurutan.definisi ini kurang tepat, karena terjadi kerancuan antara struktur data dan representasinya. Memang benar array hampir selalu di implementasikan menggunakan memory berurutan tapi tidak selalu demikian.
Semua elemem array bertipe sama. Array cocok untuk organisasi kumpulan data homogen yang ukuran atau jumlah elemen maksimumnya telah diketahui dari awal.
Homogen adalah bahwa setiap elemen dari sebuah array tertentu haruslah mempunyai tipe data yang sama.

2. KARAKTERISTIK ARRAY
a)      Mepunyai batasan dari pemesanan alokasi memori (bersifat statis)
b)      Mempunyai tipe data sama (bersifat homogen)
c)       Dapat diakses secara acak.

2.1. DEKLARASI ARRAY
Ada tiga hal yang harus di ketahui dalam mendeklarasikan array, yaitu :
a)      Type data array
b)      Nama variable array
c)       Subkrip / index array.
Contoh deklarasi dari array adalah sebagai berikut :
int A[5] ; artinya variabel A adalah kumpulan data sebanyak 5 bilangan bertipe
integer.




2.2. JENIS ARRAY
1.      ARRAY DIMENSI SATU
Deklarasi              : Type_Data Nama_Variabel [index]
Rumus untuk menentukan jumlah elemen dalam array adalah :


n
p (Index Array)
i = 1


 
 




p = Perkalian dari index sebelumnya (untuk arraybdimensi dua dan tiga).

PEMETAAN (MAPPING) ARRAY DIMENSI SATU KE STORAGE
Rumus                  :  @A[i] = B + (i – 1) * L
Dimana :  @A[i] :  Posisi array yang dicari
                                                B             :  Posisi awal index di memori computer
                                                i               :  Subkrip atau index array yang di cari
                                                L              :  Ukuran atau besar memori suatu tipe data
2.      ARRAY DIMENSI DUA
Deklarasi              : Type_Data Nama_Variabel [index1] [index2]
                Menentukan jumlah elemen dalam array dimensi dua :


n
p (Index Array)
i = 1


 
 




p = Perkalian dari statemen sebelumnya

PEMETAAN (MAPPING) ARRAY DIMENSI DUA KE STORAGE
Terbagi dua cara pandang (representasi) yang berbeda :
·         Secara kolom per kolom (coloumn major order / CMO)


@M[i][j] = M[0][0] + {(j – 1) * K + (i – 1)} * L
 
 


·         Secara baris per baris (row major order / RMO)


@M[i][j] = M[0][0] + {(i – 1) * N + (j – 1)} * L
 
 


Keterangan        :
@M[i][j] = Posisi array yang di cari, M[0][0 = Posisi alamat awal index array, i = Baris, j = Kolom, L = Ukuran memory type data, K = Banyaknya elemen per kolom, N = Banyaknya elemen per baris.

3.      ARRAY DIMENSI TIGA
Deklarasi              : type_Data Nama_Variabel [index1][index2][index3]
Menentukan jumlah elemen dalam array dimensi tiga :
n
p (Index Array)
i = 1


 
 




p = Perkalian dari statemen sebelumnya

PEMETAAN (MAPPING) ARRAY DIMENSI TIGA KE STORAGE


Rumus  : @M[n][m][p] = M[0][0][0] + {((n – 1) * (index1)) + ((m – 1) *     (index2)) + ((p – 1) * (index3)} * L
 
 




TRIANGULAR ARRAY (ARRAY SEGI TIGA)
Triangular array dapat merupakan Upper Triangular (seluruh elemen di bawah diagonal utama = 0), ataupun Lower Triangular (seluruh elemen di atas diagonal utama = 0).
Dalam array Lower Triangular dengan N baris, jumlah maksimum elemen <> 0, tidak lebih dari  
N
          I = N (N+1)/2
I = 1

 
 





SPERSE ARRAY (ARRAY JARANG)
Suatu array yang sangat banyak elemen nol-nya.


2.3. OPERASI DASAR PADA ARRAY
Operasi terhadap elemen di array dilakukan dengan pengaksesan langsung. Nilai
di masing-masing posisi elemen dapat diambil dan nilai dapat disimpan tanpa melewati
posisi-posisi lain.
Terdapat dua tipe operasi, yaitu :
1. Operasi terhadap satu elemen / posisi dari array
2. Operasi terhadap array sebagai keseluruhan

Dua operasi paling dasar terhadap satu elemen / posisi adalah
1. Penyimpanan nilai elemen ke posisi tertentu di array
2. Pengambilan nilai elemen dari posisi tertentu di array

Operasi-operasi dasar terhadap array secara keseluruhan adalah :
1. Operasi penciptaan
2. Operasi penghancuran
3. Oparasi pemrosesan traversal
4. Operasi pencarian (table look-up)
5. Operasi sorting

2.3.1. PENCIPTAAN DAN PENGHANCURAN
Operasi penciptaan biasa disebut inisialisasi.
Operasi ini untuk mempersiapkan struktur data untuk operasi-operasi berikutnya.
Operasi penghancuran menyatakan ketidak berlakuan struktur data atau membebaskan memory, menyerahkan memory ke manajemen memory agar dapat di pergunakan keperluan lain.
Operasi penghancuran penting terutama bila struktur data di implementasikan secara dinamis menggunakan pointer


2.3.2. PENYIMPANAN DAN PENGAMBILAN NILAI
Biasanya bahasa pemrograman menyediakan sintaks tertentu untuk penyimpanan dan pengambilan nilai elemen pada posisi tertentu di array.
Contoh :
A[10] = 78, berarti penyimpanan nilai 78 ke posisi ke-10 dari array A
C = A[10], berarti pengambilan nilai elemen posisi ke-10 dari array A

2.3.3. PEMROSESAN TRANSVERSAL
Operasi pemrosesan transversal adalah pemrosesan mengolah seluruh elemen secara sistematik.

2.3.4. PENCARIAN DI ARRAY (table look-up)
Pencarian di array (table look-up) adalah proses pencarian suatu nilai di array. Klasifikasi pencarian di array adalah :
1)      Pencarian sekuen (sequential searching),yaitu:
                                 i.            Tanpa Boolean, terbagi:
·         Tanpa sentinen
·         Dengan sentinen
                               ii.            Menggunakan boolean

2)      Pencarian secara biner / dikotom (binary = dichotomy searching).

2.4. PENGURUTAN ARRAY
                Pengurutan atau sorting adalah proses yang paling sering di lakukan dalam pengolahan data.pengurutan di bedakan menjadi dua, yaitu :
  1. Pengurutan internal
Pengurutan dilakukan terhadap sekumpulan data di media memory internal komputer dimana data dapat di akses elemennya secara langsung.
  1. Pengurutan eksternal
Pengurutan data di memory sekunder. Biasanya data bervolume besar sehingga tidak mampu dimuat semuanya di memori utama.

3. KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN ARRAY
Keunggulan array adalah sebagai berikut :
  1. Array sangat cocok untuk pengaksesan acak. Sembarang elemen di array dapat diacu secara langsung tanpa melalui elemen-elemen lain.
  2. Jika berada di suatu lokasi elemen, maka sangat mudah menelusuri ke elemen-
elemen tetangga, baik elemen pendahulu atau elemen penerus 3
  1. Jika elemen-elemen array adalah nilai-nilai independen dan seluruhnya harus terjaga,
maka penggunaan penyimpanannya sangat efisien.
Kelemahan array adalah sebagai berikut :
Array mempunyai fleksibilitas rendah, sehingga tidak cocok untuk berbagai aplikasi  karena array mempunyai batasan sebagai berikut :
  1. Array harus bertipe homogen. Kita tidak dapat mempunyai array dimana satu elemen
adalah karakter, elemen lain bilangan, dan elemen lain adalah tipe-tipe lain
  1. Kebanyakan bahasa pemrograman mengimplementasikan array statik yang sulit
diubah ukurannya di waktu eksekusi. Bila penambahan dan pengurangan terjadi
terus-menerus, maka representasi statis
• Tidak efisien dalam penggunaan memori
• Menyiakan banyak waktu komputasi
• Pada suatu aplikasi, representasi statis tidak dimungkinkan

Bila penambahan dan pengurangan terjadi terus menerus, maka representasi statis (array):
  1. Tidak efisien dalam penggunaan memory
  2. Menyiakan banyak waktu komputasi
  3. Pada suatu aplikasi, representasi statis tidak di mungkinkan.




KESIMPULAN
Struktur data merupakan salah satu bahan dasar pembuatan program. Pemakaian struktur data yang tepat di dalam proses pemrograman, akan menghasilkan algoritma yang jelas dan tepat sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih sederhana. Array merupakan bagian dari struktur data yaitu termasuk kedalam struktur data sederhana yang dapat di definisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer. Apabila kita membuat program dengan data yang sudah kita ketahui batasnyamaka kita menggunakan Array (type data statis), namun apabila datanya belum kita ketahui batasnya maka gunakan pointer (type data dinamis).


























DAFTAR PUSTAKA







 

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar